kain wollycrepe
Fashion

Bahan Wollycrepe: Karakteristik, Keunggulan, Kegunaan, dan Harga

Bahan wollycrepe merupakan jenis bahan kain yang memiliki tekstur seperti kulit jeruk paling halus. Tekstur kain ini akan terasa jika diraba, walaupun teksturnya hampir mirip dengan bahan wolfis tetapi bahan kain ini sedikit lebih jelas.

kain wollycrepe
source : new tess fabric shop

Bahan kain ini tidak bersifat elastis sehingga tidak mudah melar. Bahan kain jenis wollycrepe ini sangat dimintai oleh kaum hawa, karena bahannya yang cocok untuk dijadikan busana atau kerudung.

Agar lebih mengenal bahan kain wollycrepe, berikut kami berikan penjelasan.

Karakteristik Bahan Kain Wollycrepe

source : Tokopedia

Banyak sekali model pakaian terutama pakaian muslimah yang menggunakan bahan ini. Bukan hanya untuk jenis pakaian, bahan ini juga digunakan untuk membuat jilbab syar’i. Mengapa?

Berikut karakteristik bahan kain wollycrepe yang menjadi alasan sangat diminati kaum hawa.

  • Memiliki tekstur kulit jeruk
  • Jika diraba cukup halus dengan sensasi tekstur “crepe”
  • Serat kain terlihat lebih tampak
  • Banyak pilihan warna dan motif
  • Tidak memiliki sifat elastis
  • Tidak mudah kusut

Keunggulan Bahan Wollycrepe

 Keunggulan Bahan Wollycrepe

Kain wollycrepe menjadi pilihan bagi pecinta fashion. Berikut beberapa keunggulan kain wollycrepe sehingga diminati :

  • Bahan wollycrepe banyak digemari karena bahannya yang tidak lengket, tidak nyeplak, tidak panas, tidak terlalu tebl tetapi juga tidak menerawang, bahnnya jatuh, tidak kaku, tidak licin, dan teras halus.
  • Ringan, bahan wollycrepe ini termasuk bahan yang ringan atau lightweight pabric.
  • Selain itu, teksturnya juga unik, seperti berpasir atau seperti kulit jeruk sehingga terkesan unik.
  • Bahan wollycrepe menawarkan banyak pilihan warna, dari mulai yang cerah sampai dengan warna yang gelap atau kalem.
  • Lebar kain standar adalah 150 cm. Ukuran ini cukup untuk dijadikan baju atasan atau pun kerudung panjang.
  • Bahan ini terlihat mewah, sehingga menjadikan busana terlihat lebih mahal dibanding menggunakan bahan kain yang lain.

Kekurangan Bahan Kain Wollycrepe

Kekurangan Kain Wollycrepe

Meskipun mempunyai kelebihan sehingga menjadi pilihan favorit, tetap saja kain wollycrepe ini memiliki kekurangan yang relative sesuai dengan pengguna.

  • Bahan ini agak sedikit transparan, sehingga jika digunakan untuk rok atau gamis disarankan untuk memakai dalaman atau furing.
  • Bahan ini tidak begitu menyerap keringat. Hal ini menjadi pertimbangan untuk Anda yang mudah berkeringat.

Cara Merawat Bahan Kain Wollycrepe

Cara Merawat Bahan Kain Wollycrepe

Kain ini pun sama dengan kain yang lain, membutuhkan perawatan yang tidak begitu rumit dan tidak begitu special.

  • Deterjen yang dipilih dapat menggunakan deterjen yang biasanya digunakan untuk mencuci semua jenis pakaian. Pemutih pun dapat digunakan untuk bahan ini. Akan tetapi sebaiknya lihat label yang terdapat dalam pakaian tersebut, karena terdapat beberapa cairan kimia pemutih yang bisa menyebabkan busana menjadi kasar.
  • Wollycrepe termasuk jenis kain yang lembut. Untuk itu disarankan jangan merendamnya dalam waktu yang lama, jangan menggunakan penggilasan atau sikat, dan sebaiknya jangan menggunakan mesin cuci karena akan merusak teksturnya. Jika busana Anda terdapat noda, bersihkan terlebih dahulu dengan air hangat.
  • Untuk mengeringkan bahan wollycrepe ini disarankan jangan diperas, hindari juga mengeringkan di bawah sinar matahari langsung. Disarankan untuk dijemur di rumah dengan bantuan kipas angina.

Perawatan ini diantisipasi untuk menjaga keawetan kain.

Kegunaan Bahan Kain Wollycreepe

Kain ini menjadi favorit dilevelnya, karena menampilkan bervariasi warna sebingga tampak mewah. Berikut kegunaan bahan kain wollycreepe terhadap jenis-jenis fashion.

  • Bahan ini biasa digunakan untuk membuat jilbab yang syar’i, kerudung instan, semi instan, segi empat, ataupun pashmina.
  • Bahan ini juga digunakan untuk memproduksi gamis syar’I, cadar, burdah, dan sejenisnya.
  • Untuk para lelaki, bahan ini juga direkomendasikan untuk membuat baju koko, gamis pria atau jubbah dan sejenisnya.

Jenis-jenis Bahan Kain Wollycrepe

Bubble Crepe

bahan Bubble Crepe

Jenis kain bubble crepe ini memiliki tekstur jeruk yang sangat terlihat, itulah sebabnya bahan ini disebut dengan “bubble”. Karakteristik bahan ini memiliki jenis yang agak tipis namun juga tidak menerawang, bahanna juga jatuh, tidak melar dan ringan pakai.

Namun sebagian orang mengatakan bahan kain ini melar, sebenarnya itu bukanlah melar melainkan tekstur jeruk yang cukup longgar apabila ditarik.

Crezia Crepe

kain Crezia Crepe

Jenis kain yang satu ini hadir dengan bahan yang elastis bahkan dapat dikatakan sangat elastis. Anda bisa membuktikanya dengan merenggangkan kain ini secara diagonal, bukan horizontal atau vertical.

Bahan kain ini memiliki tekstur seperti garis yang tersusun, meskipun hanya tampak secara sekilas.

Arabian Crepe

kain arabian crepe

Nah kalau jenis kain ini sebenarnya duplikat dari kain moss crepe tapi memiliki grade di atasnya. Arabian crepe ini memiliki tekstur yang lebih halus, lebih dingin, lebih tebal dan lebih tebal jika dibandingkan dengan moss crepe, harganya juga lebih mahal.

Jika Anda belum pernah memegang secara langsung kemungkinan akan sulit membedakan kedua jenis kain ini. Untuk membedakannya bisa dengan diraba secara langsung.

Mosscrepe

bahan kain mosscrepe

Moss crepe ini memiliki tekstur yang unik. Tekstur yang dimiliki yaitu tekstur jeruk seperti pasir yang tersusun. Jika dilihat dari jak dekat akan terlihat seperti pasr yang menempel di permukaannya.

Begitupun jika Anda raba, seperti butiran pasir yang menempel di tangan. Namun, bahan kain ini tetap cukup halus dan tidak terlalu kasar, memiliki bahan yang agak tebal dan tidak menerawang.

Diamond Italiano

kain Diamond Italiano

Untuk bahan diamond italiano ini memiliki tekstur seperti moss crepe dan memiliki lengkungan lebih jelas, jika diraba pun akan lebih kasar. Karakteristik dari kain ini sangat ringan, jatuh, dan mudah melar dan bahkan lebih melar dari moss crepe.

Akan tetapi melarnya tidak lebih parah jika disbanding dengan kain crezia crepe. Untuk ketebalannya, kain ini lebih tipis dan lebh ringan dibanding crezia crepe. Begitu pun, bahan ini tipis dan menerawang jika dibanding dengan diamond gorgette, tetapi diamond italiano lebih halus.

Harga Bahan Kain Wollycrepe

Harga bahan wollycrepe ini cukup bervariasi, tergantung penjual, lokasi, kulaitas dan warna yang ditawarkan. Untuk warna-warna yang terbatas biasanya sedikit lebih mahal karena agak susah mencarinya.

Perbedaan Bahan Kain Wolycrepe dengan Wolfis

Bahan wollycrepe dan wolfis memang agak mirip. Perbedaan kedua bahan ini terlihat dari segi teksturnya. Bahan wollycrepe yang terdapat tekstur berpasir, sedangkan bahan wolfis memiliki tekstur yang cukup halus dan serat kain yang dimiliki hampir tak terlihat.

Wollycrepe terasa sedikit lebih berat dan tebal jika dibandingkan dengan wolfis. Dari segi harga pun wollycrepe lebih mahal dibanding bahan wolfis.


Demikian lah penjelasan dari insideNesia mengenai jenis kain wollycrepe, jika ada kesalahan atau kamu mau nambahin. Jangan lupa komen ya.

Thanks guys.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *