bahan kain katun
Fashion

Kain Katun, Karakteristik, Kelebihan, Kekurangan, Harga (Lengkap)

kain katun
source : pexels.com

Cotton/ Katun – Pernahkah Anda mendengat kain cotton? Kalau pernah, itu adalah nama lain dari kain katun. Katun terdengar lebih familiar dibanding bahan kain yang lain, karena bahan yang digunakan terbuat dari serat alami yaitu kapas atau Gossypium.

Ciri-ciri Bahan Kain Cotton/ Katun

  • Memiliki tekstur yang halus dan lembut
  • Nyaman dipakai
  • Perawatan busana dari bahan katun ini mudah
  • Sifatnya kuat dan tahan lama
  • Cocok untuk di segala cuaca
  • Tidak membuat alergi

Jenis-jenis Bahan Kain Cotton/Katun

Katun Carded

Cotton carded ini sebenarnya  hasil replika atau KW dari combed. Jika dilihat dari karakteristik bahan, cotton carded ini memiliki tekstur yang agak kasar, agak gerah jika dipakai untuk kegiatan yang banyak melakukan pergerakan atau aktivitas yang mengeluarkan keringat.

Di antara semua jenis bahan cotton. bahan ini mempunyai harga yang sangat murah, begitupun dengan kualitasnya yang sangat rendah. Namun tetap saja bahan kain ini masih laris di pasaran.

Produsen memanfaatkan bahan ini untuk membidik konsumen pasar segmen menengah ke bawah pada umumnya.

Bahan Katun Bamboo

Cotton bamboo ini memiliki tekstur yang halus, adem, lembut dan nayaman sekali dipakai.

Bahan ini juga dapat menyerap keringat dengan maksimal, juga bahan ini mampu mengusir perkembagan bakteri di pakaian. Daya serapnya pada sinar ultraviolet juga jauh lebih kecil disbanding dengan jenis cotton combed.

Bahan ini dihargai dengan sangat mahal, tapi sebandinglah dengan kualitas yang dirasakan oleh pembeli. Bahan ini terbuat dari kapas kualitas premium yang dikombinasikan dengan bambu.

Umumnya produk bahan ini hanya dijual oleh brand besar yang membuka outlet di mall.

Bahan Katun Combed

source : konveksia.com

Nama bahan ini sudah familiar di pasar, bisa dikatakan bahan ini yang merajai pasaran produk fashion. Proses produksinya yang sangat cermat menghasilkan kualitas kain yang sangat bagus dan teksturnya terkenal dengan lembut saat menyentuh kulit.

Sebenarnya cotton combed ini terdiri dari beberapa jenis lagi, tapi secara umum perbedaannya hanya pada ketebalan dan juga jarak kerapatan benang saat proses pembuatan. Selain dari itu, semuanya sama, nyaman dipakai dan harganya terjangkau.

Bahan Katun Supima

source : beeketing

Supima ini sebenarnya singkatan dari Superior Pima yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai cotton unggul. Supima ini menjadi produk andalan sekaligus menjadi ciri khas wilayah karena bahan baku dari produk ini hanya berasal dari perkebunan Pima di USA.

Harga produk dari bahan ini sangat tinggi di pasaran, karena beberapa ahli tekstil pun tidak ragu mengklaim jenis cotton supima ini merupakan kapas kualitas terbaik di dunia.

Namun di kehidupan sehari-hari kita biasanya hanya mengenal kain katun yang sangat familiar di pasaran, selain kualitasnya yang sudah sangat bagus juga harganya kebih terjangkau. Berikut jenis-jenis katun yang biasa kita dengar dan kita lihat.

Bahan Katun Supernova

bahan katun supernova
source : blog.elevania

Jenis kain katun supernova ini sangat adem, halus dan lembut. Karakteristiknya yang ringan tetapi tidak jatuh. Katun supernova merupakan salah satu bahan kain yang nyaman untuk dimanfaatkan menjadi baju, serat kainnya yang terasa empuk, halus , dan tidak licin jika diraba.

Selain itu tentunya harganya pun sangat terjangkau. Benang halus pada kain ini agak berbeda dari bahan katun pada umumnya, jika dilihat jarak dekat terlihat serat bennag halus yang tampak terburai dipermukaan kainnya.

Itu merupakan ciri khas dari bahan katun secara umum. Bahan supernova ini banyak diproduksi untuk gamis, baju formal, jilbab ataupun baju koko.

Katun Ima Slub Import dan Ima Polos

bahan kain katun ima
source : kukii

Kedua bahan katun ini sebenarnya sama, Bedanya hanya pada permukaan kain, katun Ima polos permukaan kainnya mulus dan polos sedangkan katun slub tekstur bennag yang saling silang pada permukaan kain akan terlihat. Inilah tekstur khusus untuk jenis katun Ima Slub.

Katun ini memiliki serta bennag yang lebih baik dari katun supernova. Serat kainnya juga lebih rapi. Katun ini merupakan produk impor dari Jepang, spesifikasi ketebalan kain memang hampir sama dengan katun supernova tetapi untuk kualitas masih di atas katun supernova.

Bahan Katun Jepang Polos Tokai Senko

bahan kain katun jepang

Jenis katun ini sebenarnya produksi lokal, namun kualitasnya bagus. Jenis bahannya memang agak berbeda daripada supernova, Ima dan Tayobo karena lebih kaku, namun tergolong ringan dan serat benang yang rapat.

Meskipun bahan kain ini membawa embel-embel katun jepang, sebenarnya bukan impor dari jepang tapi dari pablrik lokal yang mendapat lisensi dari jepang. Katun Jepang ini lebih dikenal dengan motifnya, walaupun ada beberapa produksinya yang bebahan polos.

Kain Katun Toyobo Original Import

bahan kain katun toyobo
source : tokopedia

Bahan katun ini memiliki karakteristik yang tidak kaku, halus, adem, ringan, dan agak licin. Bahan kain ini cocok digunakan untuk bahan baju formal maupun nin formal, karena kulitasnya yang paling baik dari jenis-jenis bahan katun yang dijelaskan di atas.

Serabut halusnya pun rapi jika dilihat dari jarak dekat dan bahan katun Toyobo ini lebih tebal dari katun ima, katun ini juga merupakan “kakak”-nya dari segi kualitas. Kain ini menjadi incaran brand fashion hijab yang memprioritaskan kualitas terbaik.

Kain Katun Silk Sutera

bahan kain katun silk sutra
source : Hasanah desainer

Katun sutera terbuat dari kepompong ulat sutera. Namun katun slik ini campuran kain sutera dan kain katun. Ciri-ciri bahan kain ini sebagai berikut

  • Memiliki bahan yang ringan dengan tekstur licin khas sutera
  • Permukaanya halus dan kuat
  • Nyaman digunakan
  • Meski ringan, katun ini kuat dan tahan lama
  • Katun Cina

Kain katun cina ini sebagian orang menyebutnya dengan katun twill. katun ini memiliki kualitas yang hampir sama dengan katun jepang. Katun twill biasanya lebih tipis dan warnanya tidak terlalu tajam. Katun twill ini banyak dimanfaatkan untuk memproduksi sprei tetapi kualitasnya rendah.

Katun Satin Jepang

bahan kain katun jepang
source : ali.express

Sesuai dengan namanya katun ini memang berasal dari jepang. Ciri-ciri katun satin jepang ini memiliki tekstur yang lembut, warna yang kuat, dingin dan adem di kulit, dan mempunya pilihan warna yang banyak. Sehingga katun satin Jepang ini banyak digunakan untuk membuat pakaian.

Katun Minyak

source : Bukalapak

Katun ini terlihat mengkilat atau berminyak, itu sebabnya dinamakan katun minyak. Katun minyak belum terlalu banyak diketahui padahal katun ini sama dengan katun yang lain. Selain mengkilap, ciri-ciri yang lain dari katun ini memiliki daya serap keringat yang lumayan, kilapnya akan berkurang setelah beberapa kali pencucian, harganya pun sama dengan katun biasa.

Katun Rayon

bahan kain katun rayon

Katun rayon dapat dikenali dengan beberapa ciri-ciri berikut ini.

  • Bahannya mudah jatuh
  • Nayman, adem digunakan
  • tekstur bahan yang agak licin dan ringan
  • Mudah menyerap keringat
  • Mudah kusut
  • Kain Katun Bangkok

Kain ini berasal dari Bangkok. Ciri paling menonjol adalah motifnya yang berbau khas Thailand seperti gambar gajah, istana Bangkok dan yang lainnya. Ciri-ciri yang lain seperti memili tekstur yang agak kasar, lebih tipis dari katun  biasa, transparan.

Katun Biasa

bahan kain katun
source : kompasiana

Katun biasa ini menjadi grade yang paling bawah, kualitas dan harganya pun cenderung lebih murah. Ciri-ciri yang dimiliki katun biasa antara lain

  • Harga yang relative murah
  • Daya serap keringat sedang
  • Warnanya bermacam-macam dan awet
  • Memiliki banyak macam motif seperti polkadot, garis-garis, bunga atau abstrak.

Kelebihan Bahan Kain Katun

  • Tidak panas saat digunakan, bahan ini juga mampu menyerap keringat dengan baik
  • Nyaman dipakai, terasa adem dan lembut jika bersentuhan dengan kulit
  • Kuat dan tahan lama
  • Menyerap keringat dengan baik

Kekurangan Bahan Kain Katun

  • Mudah kusut karena teksturnya juga agak kasar meskipun tergantung dengan jenis kain yang digunakan
  • Mudah luntur

Cara Merawat Kain Katun

cara merawat bahan kain katun
  • Suhu air, gunakan air panas untuk menghilangkan noda, namun jangan terlalu panas karena akan menyebabkan menyusut
  • Menyetrika, jangan mengatur suhu setrika terlalu panas, cukup suhu hangat saja agar tidak terbakar atau meninggalkan warna menguning
  • Pisahkan warna, karena kelemahan dari bahan katun ini mudah luntur, maka jangan lupa untuk memisahkan pakaian yang yang mudah luntur.

Sebenarnya masih banyak jenis-jenis kain dari bahan katun ini, karena bahan ini juga menjadi bahan yang sangat diminati oleh produsen dan juga konsumen.

Tetapi beberapa jenis-jenis yang sudah dijelaskan di atas sudah cukup meyakinkan bahwa bahan katun ini cocok untuk dimanfaatkan menjadi pakaian.

Ada banyak sekali toko clothing, distro dan konveksi yang menyediakan pakaian dengan bahan katun, dengan kualitas dan harga yang bervariasi salah satunya teespro yang melayani konveksi kaos bandung bahkan seluruh Indonesia.

Begitu pun dengan harga dari bahan katun ini sangat bervariasi, tergantung dari jenis kain yang digunakan. Itu saja ulasan singkat tentang bahan kain katun, semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *